Jabat Erat Persaudaraan

26.6.08

Dasawarsa SOG Indonesia

Tip dan Trik Berhemat BBM


Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) membuat para pemilik kendaraan makin perhatian terhadap angka konsumsi BBM. Kenaikan per awal bulan ini memaksa sebagian besar pemilik kendaraan menghitung kembali budged pengeluaran bulanan untuk kendaraannya. Yang pasti, dengan jarak tempuh yang sama harus merogoh kocek yang lebih dalam lagi.

Untuk pengendara yang mengemudikan mobil dengan perangkat Multi Information Display (MID) bisa dengan mudah memantau pemakaian BBM. Lalu, bagaimana kalau angka MID menunjukkan pemakaian BBM yang boros? Boros tidaknya pemakaian BBM juga tergantung dari gaya mengemudi, selain faktor teknis mekanis tentunya..

Berikut beberapa tips dan trik yang perlu dilakoni untuk menekan anggaran BBM :

1. Jangan Menghentak.

Injakan harus stabil dan bertahap. Kalau pedal gas diinjak secara tiba-tiba, otomatis bahan bakar yang akan dihisap ke ruang bakar juga semakin banyak. Sementara, pada saat itu putaran mesin masih rendah. Akibatnya tidak semua bahan bakar yang masuk ke ruang mesin terbakar. Ini yang disebut dengan pemborosan. Karena, bahan bakar yang masuk tidak keluar dalam bentuk tenaga, tetapi ikut terbuang lewat knalpot.

2. Kenali RPM Mesin.

Salah satu cara membuat konsumsi BBM yang efisien adalah melakukan pergantian gigi (transmisi) yang tepat, yaitu pada saat mesin mencapai torsi maksimum (momen maksimum).

Pemindahan gigi ketika mobil tengah membutuhkan torsi (daya dorong) yang besar, sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan keterangan mengenai moment maximum (torsi maximum) masing-masing mobil (biasanya dalam satuan kgm/rpm). Sementara, apabila kendaraan sudah bergerak (di mana daya dorong tidak diperlukan), paling efisien bila melaju dengan RPM di antara 2.500 s/d 3.500 dan dengan gigi tertinggi.

Contoh, data teknis pada manual book tertulis torque maximum: 200Nm/3750rpm. Ini berarti momen tertinggi sebesar 200Nm terjadi pada saat mesin berputar sebanyak 3750 per menit.

Pada contoh ini, berarti sebaiknya kita melakukan perpindahan gigi ketika rpm menunjukkan kisaran angka 3750. Angka RPM dapat dilihat di tachometer yang berada pada dashboard mobil.

Angka RPM di tachometer amat penting diperhatikan. Untuk mengefektifkan konsumsi BBM, saat melaju di jalan pertahankanlah putaran mesin pada kisaran torsi maksimum tersebut. Karena, pada saat itulah suplai BBM sangat sesuai dengan output yang dihasilkan mesin.

Satu kebiasaan yang seringkali dilupakan pengendara adalah: tidak segera menyesuaikan gigi persneling setelah penurun kecepatan (deselerasi). Setelah berlari kencang lalu tiba-tiba mengerem mendadak, sebaiknya juga mengoper gigi perseneling ke posisi lebih rendah.

3. Ukur HC dan CO.

Boros atau tidaknya konsumsi bahan bakar juga ditentukan oleh komponen-komponen mesin. Komponen mesin yang sudah banyak mengalami keausan / kerusakan bisa menyebabkan proses pembakaran tidak sempurna.

Untuk mendeteksinya, periksa emisi gas buang. Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan nilai HC (hidrokarbon) dan CO (karbonmonoksida) terlalu tinggi, ini pertanda pembakaran di ruang bakar tidak sempurna (banyak bahan bakar terbuang percuma).

4. Beban dan Penggerak.

Faktor lain yang menentukan konsumsi bahan bakar adalah beban dan penggerak (pendorong kendaraan). Semakin berat beban yang harus diangkut, konsumsinya juga akan semakin besar. Yang dimaksud penggerak di antaranya: kopling, bearing (roda), kopel (propeler shaft), as roda, dan roda.

Bila komponen-komponen ini aus atau rusak, akan menyebabkan hilangnya tenaga yang dihasilkan oleh mesin untuk mendorong mobil mejalu. Sementara, konsumsi bahan bakarnya tetap besar. Terkait dengan roda, penyematan ban dan velg besar, termasuk juga faktor yang mempengaruhi konsumsi bbm.

Berikut, tips lain yang patut diperhatikan pula :

1. Kebiasaan ke luar kantor makan siang/malam, lebih baik dikurangi. Membawa bekal/delivery tampaknya lebih baik.

2. Jika bepergian, ajaklah keluarga / rekan yang satu tujuan/kehendak untuk pergi bersama dalam satu kendaraan. Untuk urusan yang sama tak perlu harus menjalankan dua atau tiga kendaraan sementara dengan satu unit saja sudah cukup.

3. Beralih ke angkutan umum seperti busway, KA, atau metromini.

4. Ketika jalanan macet, saat ke luar kota, sebaiknya berhenti dulu. Berganti aktivitas lain seperti istirahat, makan, ke kamar kecil, atau mengisi BBM hingga kemacetan terurai.

5. Mengemudilah dengan smooth. Kurangi frekwensi pengereman. Saat menghadapi lampu merah tidak perlu menggeber gas, biarkan mobil meluncur kerena harus berhenti. Kurangi frekwensi nggeber gas lalu mengerem. Tindakan ini merupakan langkah pembuangan energi yang sia-sia.

6. Saat meluncur atau menurun, persneling jangan diposisikan pada neutral. Efek engine brake terbukti lebih menghemat BBM daripada stasioner.

7. Nyalakan AC seperlunya.

8. Minta bengkel melakukan setting timing yang tepat sesuai dengan jenis bahan bakar yang dipakai. Titik pengapian terlalu maju atau mundur mengakibatkan boros BBM.

7. Bersihkan saringan udara (bisa dilakukan sendiri) per 2.500 km atau tergantung kondisi.

8. Jangan memanaskan mobil terlalu lama, maksimum 2 menit saja. Warming-up mesin selama 30 menit, sama artinya dengan terjebak macet selama 30 menit juga.

9. Carilah rute / jalan alternatif yang tidak macet, agak jauh sedikit asal lancar tetap lebih mengirit.

Selamat mencoba. ( kapanlagi.com dan berbagai sumber)

23.6.08

SALAH KAPRAH SCOOTERIST

Kaki Boncenger di Atas Boks
Selain bikin lecet cat di boks karena tergores sepatu, juga keseimbangan pengemudi jadi terganggu dan ketika gas digeber pun tubuh boncenger bisa ketarik kebelakang, makanya lebih bagus kaki boncenger ditaruh diatas dek....


Lepas Ban Serep
Dari semua kendaraan roda dua hanya Vespa yang punya ban serep. Keuntungannya jelas kalo bocor tinggal ganti, tapi kesalahan biasanya ban serep malah ditinggal dirumah alasannya biar lebih luas ruang untuk kaki tapi kalo seandainya ban bocor malam hari, nah lho cari dimana tukang tambal ban?

Mur Baut Pelek Vespa
Mur dan baut asli kekuatannya sudah teruji makanya jangan diganti yang imitasi apalagi model sekarang yang bentuknya macam2 yang sebetulnya buat variasi. penggantian baut juga berpengaruh pada balance roda, kalo ga balance setang bergetar tangan pun kesemutan...rasain deh


Standar Tunggal
Modif tambahan standar tunggal samping juga beresiko merusak dek Vespa, pasalnya seluruh bodi semok tertumpu pada plat dek itu, efeknya tekanan diujung penumpu bikin dek Vespa jebol

disunting di www.fisplus.com

HATI-HATI PASANG KABEL REM

Ganti kabel rem Vespa gampang banget, saking gampangnya banyak hal2 yang ga diperhatiin, misalnya lupa memasang nepel atas (gbr.1) Sehingga plastik pembungkus kabel rem sering ikut masuk menerobos ke selongsong menuju tuas rem, kalo sudah begini rem depan jadi keras. Celakanya lagi sumpalan pembungkus kabel menghambat gerak balik tuas sehingga jadi ngerem terus
Jangan lupa menyisakan sisa kabel sebab kalo dipotong pas2an sekali kabel putus ya harus ganti seluruhnya, jika ada kabel lebih tinggal diulur doang. yang perlu diperhatikan cara menggulung sisa kabel, gulung kecil sambil lipat rapi (gbr.2) sebab kalo kurang rapi atau gulungannya terlalu besar kemungkinan mengganggu gerak pengait kabel rem
Dan terakhir banyak yang nambahin per lagi diantara tromol dan pengait rem (gbr.3) padahal sudah ada per dalam tromol, memang sih tambah per bikin rem jadi enteng tapi ati-ati penambahan itu bisa nendang balik putaran roda saat melaju. roda depan langsung terkunci mendadak...ups....

disunting dr bro nino www.fisplus.com

DETEKSI OLI VESPA BOCOR

Langkah pertama parkir vespa ditempat yang bersih dan terang kemudian bersihkan bak mesin dengan kain yang dibasahin bensin,

setelah itu perhatikan tetesan oli di lantai (Gambar1)


jika berada di posisi a (dibawah dek sayap) terjadi keretakan pd tangki oli samping (exlusive dn excel), jika di posisi b&c ada dua kemungkinan; dari baut pembuangan oli atau paking (gambar2)


Jika oli menetes pada posisi d, bisa dipstikan dari bak kopling (gambar3)

jika kebocoran di posisi e berarti oli menetes dari sil kick-starter
dan bila oli membasahi tromol rem belakang (posisi f) rembesan dipastiakn dari seal as roda, ini berbahaya karena menyebabkan rem blong (gambar4)


Terakhir dan paling berbahaya oli netes dimana-mana, ini mah kudu turun mesin bro... sumber : www.fisplus.com


22.6.08

Reggae: Jeritan Hati Kaum Rastaman


Reggae: Jeritan Hati Kaum Rastaman
Ganja dan mariyuana identik dengan mereka. Apalagi sepintas penampilan para rastafarian ini memang mendukung : rambut gimbal, kaos oblong lusuh, celana jins belel, sepatu kets butut dan gaya hidup masa bodoh. Musik mereka juga unik : reggae!


Kali ini Kick Andy mencoba untuk melihat dari dekat komunitas rastafarian atau rastaman di Indonesia. Di negeri asalnya, Jamaika, kaum rastafaria identik dengan perjuangan kaum kulit hitam. Bermula dari tokoh pejuang hak-hak kaum kulit hitam yang di Kingston, Jamaika, Marcus Garrey yang percaya bahwa akan ada seorang "nabi" yang akan datang dan membebaskan mereka dari penindasan kaum kulit putih.
Tak pelak ketika seorang tokoh kharismatik bernama Ras Tafaria Makonnen tiba di tanah Jamaika, Marcus yakin "sang pembebas" sudah datang. Ras Tafaria lalu dijuluki Haile Selassie 1, Maha Diraja Ethiopia. Kelompok ini cenderung menjadi semacam sekte dan menamakan diri mereka Rastafarian.
Semangat pembebasan inilah yang kemudian meluas setelah Bob Marley, seorang musisi reggae, menerapkan ajaran-ajaran rastafaria ke dalam musiknya. Sejak itu musik reggae identik dengan rastafarian.
Walau Bob Marley sendiri lahir dari ayah Inggris dan ibu Jamaika, semangat perlawanan terhadap penindasan kulit hitam sangat kuat dalam setiap lirik lagu-lagunya. Tak heran jika musisi idola kaum hitam yang meninggal pada usia 36 tahun karena kanker ini pernah nyaris terbunuh oleh persoalan politik.
Bagaimana di Indonesia? Musik reggae sudah mulai dikenal sejak 1970-an. Namun dalam perjalanannya terseok-seok dan kalah pamor dari lagu-lagu pop dan country. Bahkan oleh jazz dan blues. "Salah satu faktor karena tidak mudah memainkan dan menyanyikan musik reggae," ujar Tony Q Rastafara, salah satu dedengkot musik reggae di Indonesia.
Selain itu, selama ini ada stereotipe musik reggae identik dengan ganja, mariyuana dan seks bebas. Namun tudingan itu ditepis oleh Tony dan Steven, vokalis kelompok musik Steven & Coconut Treez. "Kembali kepada individu masing-masing. Banyak juga mereka yang bukan penggemar regge yang terlibat drugs."
Penegasan Tony dan Steven diperkuat Sri Tjandra Purnama, seorang ibu rumah tangga penggemar musik reggae. Bersama suaminya, seorang bankir, mereka membangun sebuah studio rekaman untuk menampung aspirasi para musisi reggae. "Mereka itu tampak luarnya saja yang seram. Tapi hati mereka baik dan lembut," ujar Sri, yang di Kick Andy menyanyikan No Women No Cry diriingi kedua putrinya.
Musik reggae, yang juga identik dengan warna hijau, kuning dan merah ini belakangan naik daun ketika lagu Welcome to My Paradise yang dinyanyikan Steven & Coconut Treez meledak di pasaran dan menjadi hit di berbagai radio. "Album itu kami rekam sendiri karena tidak ada label yang mau," ungkap Steven

:: Reggae yang Tidak Harus Gimbal::


Reggae dan rasta
Di Indonesia, reggae hampir selalu diidentikkan dengan rasta. Padahal, reggae dan rasta sesungguhnya adalah dua hal yang berbeda. "Reggae adalah nama genre musik, sedangkan rasta atau singkatan dari rastafari adalah sebuah pilihan jalan hidup, way of life," ujar Ras Muhamad (23), pemusik reggae yang sudah 12 tahun menekuni dunia reggae di New York dan penganut ajaran filosofi rasta. Repotnya, di balik ingar-bingar dan kegembiraan yang dibawa reggae, ada stigma yang melekat pada para penggemar musik tersebut. Dan stigma tersebut turut melekat pada filosofi rasta itu sendiri. "Di sini, penggemar musik reggae, atau sering salah kaprah disebut rastafarian, diidentikkan dengan pengisap ganja dan bergaya hidup semaunya, tanpa tujuan," ungkap Ras yang bernama asli Muhamad Egar ini. Padahal, filosofi rasta sesungguhnya justru mengajarkan seseorang hidup bersih, tertib, dan memiliki prinsip serta tujuan hidup yang jelas. Penganut rasta yang sesungguhnya menolak minum alkohol, makan daging, dan bahkan mengisap rokok. "Para anggota The Wailers (band asli Bob Marley) tidak ada yang merokok. Merokok menyalahi ajaran rastafari," papar Ras.
Ras mengungkapkan, tidak semua penggemar reggae adalah penganut rasta, dan sebaliknya, tidak semua penganut rasta harus menyenangi lagu reggae. Reggae diidentikkan dengan rasta karena Bob Marley—pembawa genre musik tersebut ke dunia—adalah seorang penganut rasta.
Ras menambahkan, salah satu bukti bahwa komunitas reggae di Indonesia sebagian besar belum memahami ajaran rastafari adalah tidak adanya pemahaman terhadap hal-hal mendasar dari filosofi itu. "Misalnya waktu saya tanya mereka tentang Marcus Garvey dan Haile Selassie, mereka tidak tahu. Padahal itu adalah dua tokoh utama dalam ajaran rastafari," ungkap pemuda yang menggelung rambut panjangnya dalam sorban ini. Pemusik Tony Q Rastafara pun mengakui, meski ia menggunakan embel-embel nama Rastafara, tetapi dia bukan seorang penganut rasta. Tony mencoba memahami ajaran rastafari yang menurut dia bisa diperas menjadi satu hakikat filosofi, yakni cinta damai. "Yang saya ikuti cuma cinta damai itu," tutur Tony yang tidak mau menyentuh ganja itu. Namun, meski tidak memahami dan menjalankan seluruh filosofi rastafari, para penggemar dan pelaku reggae di Indonesia mengaku mendapatkan sesuatu di balik musik yang mereka cintai itu. Biasanya, dimulai dari menyenangi musik reggae (dan lirik lagu-lagunya), para penggemar itu kemudian mulai tertarik mempelajari filosofi dan ajaran yang ada di baliknya.
Seperti diakui Hendry Moses Billy, gitaris grup Papa Rasta asal Yogya, yang mengaku musik reggae semakin menguatkan kebenciannya terhadap ketidakadilan dan penyalahgunaan wewenang. Setiap ditilang polisi, ia lebih memilih berdebat daripada "berdamai". "Masalahnya bukan pada uang, tetapi praktik seperti itu tidak adil," tandas Moses yang mengaku sering dibuntuti orang tak dikenal saat beli rokok tengah malam karena dikira mau beli ganja. Sementara Steven mengaku dirinya menjadi lebih bijak dalam memandang hidup sejak menggeluti musik reggae. Musik reggae, terutama yang dipopulerkan Bob Marley, menurut Steven, mengajarkan perdamaian, keadilan, dan antikekerasan. "Jadi kami memberontak terhadap ketidakadilan, tetapi tidak antikemapanan. Kalau reggae tumbuh, maka di Indonesia tidak akan ada perang. Indonesia akan tersenyum dengan reggae," ujar Steven mantap.
Sila dan Joni dari Bali menegaskan, seorang rasta sejati tidak harus identik dengan penampilan ala Bob Marley. "Rasta sejati itu ada di dalam hati," tandas Sila sambil mengepalkan tangan kanan untuk menepuk dadanya.
Sumber : www.indoreggae.com

MemBuat FoTo MenJadi Cover Majalah


Bagi temen-temen yang seneng berkreasi dengan foto ada web yang khusus buat mengedit dan mendesain foto kita seperti cover-cover majalah ternama di luar negeri sono..selain photobucket,picnik. sekarang lagi musim mendesain foto di http://www.magmypic.com,/ foto hasil editan kita tersebut bisa langsung kita kirimkan ke blog,2 kita karna web ini langsung bisa kita taruh di blog seperti ,FSmultiply,blogspot ,myspace,orkut,wordpress.dllsilahkan berkreasi

Vespa Semakin Tua Semakin Tinggi Nilainya


TIDAK jauh berbeda halnya dengan sang legenda Harley Davidson, kehadiran skuter di belahan dunia mana pun cukup melegenda. Kisah kendaraan berteknologi sederhana memiliki bentuk unik dan menarik bagai binatang penyengat (lebah) karena bagian belakangnya membulat. Tak heran, jika banyak yang menyebutnya wespe atau vespa yang dalam bahasa Italia artinya binatang penyengat.
Skuter mahakarya Corradino d`Ascanio yang dikeluarkan pabrik otomotif Piaggio milik Enrico Piaggio, pengusaha muda berdarah Italia ini sempat mendapat sindiran Paperino. Sindiran sinis untuk tokoh Donald Duck karena bentuk penutup pengaman skuter bagaikan papan selancar.
Untuk pertama kali produk Piaggio dengan seri P108 diperkenalkan pada tahun 1945. Bak kacang goreng, Vespa P108 laris diserap baik pasar domestik maupun negara Prancis, Inggris, Belgia, Spanyol, Brasil, dan India.
Seri Vespa 150GS dengan julukan Vespamore lahir sebagai fenomenal, sepanjang tahun 1960-an selalu tampil di setiap produksi film. Oleh karena itu, siapa pun yang melihatnya akan jatuh hati dan berkeinginan untuk memilikinya.
Bahkan hingga kini! Vespamore di penjuru tanah air ini diburu oleh kolektor dari Australia, Singapura, Malaysia, dan Jepang dengan nilai yang ditawarkan mencapai di atas Rp 20 juta. "Tergantung tingkat keorisinalannya, semakin orisinal Vespamore semakin tinggi nilainya," ujar Gustaf Wijaya (45), seorang pemburu otomotif antik.
Selain Vespamore, penggila skuter asal negeri kangguru dan negeri sakura juga memburu Vespa keluaran Piaggio di bawah tahun 1960-an. Di negaranya, Vespa yang masih orisinal tersebut, didandani ke arah fashion, baik itu vintage (klasik) maupun ke racing look, tergantung selera si pemilik. Umumnya, model vintage didandani memakai wind shield, spion chrome tinggi, ban white wall, velg aksen chrome, tas, dan lain-lain. "Pokoknya, sebisa mungkin dibikin kelihatan klasik," ujar Gustaf.
Hal senada juga diungkapkan Boy Januar, penggagas Scooter Owners Group (SOG). Menurut dia, dalam dua tahun terakhir pemburu Vespa keluaran tahun 1960 ke bawah banyak berkeliaran. "Penyebabnya adalah virus mods dari Inggris, Vespa yang masih asli melalui Bali nantinya kembali dipermak ala England style," ujar Boy.
Di kalangan anak muda, saat ini menurut Boy, baik di Kota Bandung maupun sejumlah kota, tengah mewabah Vespa Special SS 90 cc. Ukurannya yang kecil dan ringan, seperti halnya skutik (skuter otomatik) menjadikan Vespa Special SS yang semula kurang dilirik kini diburu dan harganya sampai ada yang mencapai Rp 20 juta.
"Di sini keberadaan komunitas sangat dirasakan oleh para anggota karena hanya melalui komunitas dengan cepat informasi didapat," ujar Boy.
Skuter Vespa tidak ubahnya batu akik (batu ali), semakin langka jenisnya, semakin banyak dicari. Semakin tinggi nilai keorsinilannya, semakin tinggi pula harganya. Semisal Vespa Vespa PK 50, 100, dan 125, atau VespaET3, Vespa Primavera, Vespa V90 dan V50, Vespa GS150 dan 160, Vespa SS180, Vespa Rally 180 dan 200, Vespa Sprint, Vespa Super 125 dan 150. Juga Vespa untuk tipe GT125, GT200 dan GTS250ie, Vespa LXV125, LXV150, GTV dan GT60, Vespa PX125, 150 dan 200, serta Vespa Cosa.
Sementara itu, di era milenium Vespa yang mengeluarkan line up baru mendapat julukan "The Reborn of a Legend". Setelah bertahun-tahun bertahan dengan bentuknya yang tidak berubah-ubah, Vespa tampil dengan wajah baru yang sarat perubahan untuk beberapa jenis. "Sebut saja Vespa ET4, Liberty, Gilera, atau X9 yang bentuknya sangat fresh dan mengusung teknologi mesin empat langkah bertransmisi otomatis, hingga kini masih diburu fanatisme skuter jenis Vespa," ujar Raymond (38) skuteris anggota komunitas Scooter Racer Club.
Meskipun keluaran teranyar, untuk tampil beda di komunitas Raymond dan beberapa pemilik New Vespa (era milenium) mendandani dengan mengaplikasikan gaya retro vintage. "Namun, tidak jarang pula yang mendandaninya dengan gaya yang cukup centil, terutama untuk tipe ET4 dan Liberty," ujar Rusman Effendi (44), salah seorang pemilik Vespa Liberty.
Di kalangan komunitas skuter, produk Lambretta dan Zundapp, sempat populer di era 1960-an juga ikut terangkat. Demikian pula halnya dengan Bajai buatan India dan NSU Prima dan Heinkel buatan Jerman, Rabbit buatan Jepang, Velocivero pabrikan Itali, dan Italjet Dragster keluaran Aprillia, serta Cagiva Cucciolo buatan Cagiva.
Akan tetapi, seiring dengan semakin menjamurnya komunitas skuter di sejumlah belahan dunia, informasi yang dibutuhkan saat bergabung dalam suatu komunitas tidak hanya berkenaan dengan masalah model ataupun harga barang miliknya. Akan tetapi, munculnya gaya modifikasi yang hendak diadopsi juga sangat dibutuhkan.
Kalangan skuteris tanah air saat ini lebih banyak mendandani tunggangan mereka dengan menjiplak Japanese style, European style, Swedish style, American style, dan lain-lain. Hal ini dapat terlihat dari masing-masing style yang mempunyai ciri khas tersendiri, misalnya England style dengan gaya klimis dan rapihnya, Japanese style dengan keramaian atribut dan modifikasinya, sementara European style cenderung ke kreasi air brush.
Ya, keberadaan dan kehadiran komunitas semakin terasa,manakala anggota mereka berniat mendandani ataumencari bahan referensi.
Semisal untuk mendandani, Vespa Super, Vespa Sprint, Vespa GS, Vespa Special, dan Vespa Super Sprint, dikembalikan ke orisinal, lebih ke arah vintage atau klasik, anggota komunitas skuter tidak hanya membutuhkan informasi warna aslinya sesuai dengan tahun pembuatan, tetapi juga informasi bengkel yang tepat.
Untuk mendandani serta kebutuhan onderdil, selain menjadi tempat untuk saling tukar referensi gaya yang sedang melanda skuteris di belahan dunia lain, keberadaan komunitas yang paling dominan adalah berkenaan dengan onderdil. Semakin banyak berkumpul, seorang skuteris akan semakin mudah mendapatkan informasi yang dibutuhkannya.
Demikian pula halnya untuk kebutuhan aksesori yang hendak dipasang. Saat ini gaya vintage benar-benar mewabah, skuteris tidak segan-segan untuk mengeluarkan uang banyak guna pemasangan wind shield, spion tinggi, ban white wall, tas Piaggio, American side lamp dan permainan grafis di bodi, sudah merupakan hal yang umum dilakukan.
Karenanya bergabung dengan komunitas akan menciptakan kenyamanan dan ketenangan tanpa harus khawatir ketinggalan informasi teranyar tentang hobi dan kesenangan. (Retno HY/"PR")***
diambil dr pikiran rakyat online

19.6.08

" SAHABAT "

" SAHABAT "


Persahabatan itu seperti tangan dan mata..
Saat tangan terluka, mata menangis...
Saat mata menangis, tangan menghapusnya. .

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah. Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya.
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan- dikecewakan, didengar- diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.

"Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita."

Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping anda ??
Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai??
Siapa yang ingin bersama anda pada saat tiada satu pun yang dapat anda berikan ??
Merekalah sahabat-sahabat anda.
Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka.

For Sale

Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket

Blog Archive

Recent Comments

Vespa Style Never Last © 2008. Template by Hengky Kik.

SCOOTMAN