"Berscooter Kita Bersaudara"

4.8.09

Selamat Jalan Mbah Surip...We Love You Full!

Kemunculan Mbah Surip di dunia musik Indonesia adalah fenomena, begitu pula kepergiannya. Selasa pagi 4 Agustus 2009, Mbah Surip dinyatakan wafat oleh pihak rumah sakit Pusdikkes Ditkesad Jakarta. Si Mbah dibawa ke UGD pada pukul 8.30 WIB dan pada pukul 10.30 WIB dinyatakan meninggal dunia. Penyebab kematiannya masih belum dikonfirmasikan. Saat ini Mbah Surip disemayamkan di rumah Mamiek 'Srimulat' di Kampung Makasar, Jakarta Timur.

Dikalangan scooterist mbah surip juga sudah kental masuk ke komunitas ini , dia suka menghibur di berbagai event-event scooter di berbagai daerah. dia juga sangat akrab ma rekan-rekan scooter.kadang ikut juga kongkow bareng rekan-rekan
Tentu saja berita ini sangat mengagetkan banyak pihak. Pelantun tembang 'Tak Gendong' ini harus berpulang meninggalkan kesuksesan yang luar biasa. Lagunya masih mencetak hits di berbagai radio dan televisi. Pendapatan si pemilik nama Urip Arianto ini juga sedang berada di puncak. Kuat dugaan bahwa Mbah Surip kelelahan karena terus dikejar popularitas, dan beliau tidak terbiasa dengan gaya hidup sebriti apalagi diusianya yang sudah 60 tahun.

Mbah Surip memang bak meteor di blantika musik Indonesia, melesat cepat kemudian hilang ditelan bumi. Perjuangan panjangnya harus berakhir. Selamat jalan Mbah, jasadmu boleh terbenam tapi jasa dan prestasi takkan ikut tenggelam.
Penguburan Mbah Surip berakhir menjelang tengah malam ini sekitar pukul 23.30. Usai pembacaan doa yang dipimpin Ustad Hasanudin dari Cipayung, satu persatu keluarga menaburkan bunga di pusara penyanyi itu.

Prosesi pemakaman Mbah Surip sendiri dimulai pukul 22.40. Pihak Bengkel Teater menyiapkan genset untuk penerangan proses penguburan, serta tenda untuk menampung keluarga.
Kenapa Mbah Surip dimakamkan di kompleks pemakaman Bengkel Teater milik penyair WS Rendra di Kampung Citayam, Pancoran Emas, Depok, Jawa Barat.

Jauh sebelum ngetop seperti sekarang, Mbah Surip memang sudah sering main ke Bengkel Teater. Dia suka menghabiskan waktu di kompleks yang banyak dihuni para seniman Jakarta itu, bergaul di sana, dan bahkan sering menginap di sana.

Yacob, salah seorang seniman di Bengkel Teater mengatakan Mbah Surip memang memiliki kedekatan moral dengan Bengkel Teater. "Setiap main ke sini, dia selalu bilang, nanti aku kalau mati dikuburkan di sini saja ya," ujar Yacob.
Ihwal kenapa Mbah Surip ingin dimakamkan di Bengkel Teater, kemungkinan karena di kompleks pemakaman itu banyak seniman terkenal dimakamkan di sana

Mungkin banyak orang yang bertanya-tanya mengapa Mbah Surip meninggal, apa penyebab kematiannya yang mendadak itu? Pertanyaan yang akan terus bergulir seiring dengan pemberitaan di berbagai media massa belum lagi nanti berita ini akan jadi berita wajib bagi infotainment-infotainment di televisi sampai beberapa minggu ke depan. Tapi apapun nanti yang menjadi hasil penyelidikan tentang penyebab kematian Mbah Surip, ada satu hal yang perlu kita teladani dari Mbah Surip, ya semangatnya, semangat mewujudkan impiannya. Atau mungkin penyebab kematian Mbah Surip adalah karena beliau telah sukses mewujudkan impiannya. Apapun itu, Mbah Surip telah menggoreskan tinta emas dalam perjalanan hidupnya. Selamat jalan, Mbah… - Tak gendong kemana-mana, tak gendong kemana, enak to, manteb to? -
Selamat Jalan Mbah Surip papa reaggae indonesia ....Yoo Man !!

1 Comentário:

naz said...

ini bob marley kamo dulu ya

Post a Comment

For Sale

Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket

Blog Archive

Recent Comments

Vespa Style Never Last © 2008. Template by Hengky Kik.

SCOOTMAN