"Berscooter Kita Bersaudara"

19.8.09

Trus Bersemangat..Lanjutkan cita-citamu !!

Kecintaan yang besar terhadap tanah kelahiran bisa mendorong seseorang melakukan apa saja, termasuk tindakan yang memerlukan ketangguhan fisik dan mental. Karena kecintaannya terhadap tanah kelahirannya seorang pemuda asal Polewali, Mandar, Sulawesi Selatan berencana berkeliling asia tenggara dengan sepeda onthel untuk memperkenalkan tempat lahirnya yang kini masuk Provinsi Sulawesi Barat kedunia internasional.

Inilah sosok Daeng Ridwan, pemuda asal Polewali, Mandar, Sulawesi Barat saat singgah di rumah bro Petir anggota SOG Jakarta selatan dengan nomor anggota 017 di bilangan jakarta timur. (12/08/09) kemarin. Bujangan berumur 33 tahun ini bertekad keliling asia tenggara untuk memperkenalkan Sulawesi Barat sebagai provinsi baru ke 33 sekaligus mengkampanyekan gerakan anti polusi.

Di Jakarta, Daeng Ridwan berencana menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla. Obsesi keliling asia tenggara dilakukan dengan mengendarai sepeda onthel yang dilengkapi dengan berbagai aksesoris yang membuat sepedanya lebih berat lima kali dari sepeda asalnya. Daeng berangkat dari tanah kelahirannya di Polewali Mandar tanggal 18 September 2008. Disetiap kota yang disinggahinya, Daeng selalu disambut hangat warga yang simpati, bersinggah di kominitas OI (Orang Indonesia ) ,Club Vespa di Berbagai daerah sekedar untuk mengucapkan selamat atau memberi bantuan bekal. Seperti saat singgah di di jakarta tinggal di base camp para penggemar scooter..


Suasana akrab dan saling menceritakan pengalamannya selama dalam perjalanan, Daeng sendiri pernah singgah juga di koat penulis Pemalang sekitar 5 Bulan yang lalu waktu dalam perjalanan ke jakarta dan sempat menginap disini selama 3 hari .Dia lantas membuka tas yang dia bawa, kemudian mengeluarkan piagam penghargaan dari Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh. Piagam itu diterima pada Juli 2008. Selain piagam itu, karena dinilai berjasa memperkenalkan Provinsi Sulbar, dia diberi hadiah Rp 20 juta.

Dia merasakan perjalanannya keliling Asia Tenggara tidak mudah. Sebab, mengelilingi Indonesia saja sudah banyak tantangan. Selama tiga tahun enam bulan keliling Indonesia, banyak sekali pahit getir hidup di jalanan yang dia hadapi. ''Saya sering dianggap orang gila dan ditangkap aparat. Juga pernah dihadang orang-orang jahat,'' tuturnya.
Bagaimana dia membiayai hidupnya selama di perjalanan? Lelaki yang mengaku tidak sampai lulus SD ini menyatakan pantang meminta. Apalagi berbuat jahat. Justru dengan sikapnya itu banyak orang bersimpati padanya. Dia sering menerima uluran tangan dari para dermawan di perjalanan. Karena itulah dia bisa bertahan hidup.

Daeng mengaku hingga kini sudah 17 kali mengganti ban dalam dan 5 kali ban luar sepedanya. Menurut Daeng, seluruh biaya perjalanannya di peroleh dari bantuan warga yang bersimpati. Apa yang dilakukan Daeng ini merupakan yang kedua kali. Tahun 2006, dirinya pernah berkeliling Indonesia dari Merauke sampai Pulau we. Daeng berharap warga disetiap kota yang disinggahinya mendukung apa yang dilakukannya ini,rencana nanti tanggal 22 Agustus dia akan kembali ke polman dan akan meneruskan pejalannya ke asia tenggara setelah kemaren bertemu dengan Menpora dan minta rekomendasi dari dia dan Gubernur tempat asal dia. sehingga obsesinya untuk bersepeda keliling asia tenggara dapat terlaksana dengan sukses. (kik)

6.8.09

DENGAN MUSIK INDONESIA BERSATU !!!


Start Event 21.00 WIB

VESPARTY # 5 @ CENTRO THE CLUB JAKARTA

(SKA, REGGAE, DRUM n BASS & HIP HOP )

Tuesday, 18 August 2009

SPECIAL Dj perform by:

DarXtar (Grass Roots)

D'VIBRATION (Reggae Republic)
PUBROCKER
STYLEE (Warriors)
SLIDE

All Housepouring & Beer by glass only for Rp. 25.000,-

For INVITATION and GUEST LIST
Please call:

Allen (V.I.O) : 0817 655 6451
Okie (Centro) : 0818 0341 7647
Aciel S.O.G : 0819 05252522 / 021 9222 0120
Iwan Nizwan (I.V.I) : 0813 8261 5599 / 021 91691 378
Roni (CHUBBY) :021-94404879

Centro The Club Jakarta |B1 – G| Jl. Darmawangsa IX, Jakarta Selatan (Next To Darmawangsa Square)
Jakarta, Indonesia

4.8.09

Selamat Jalan Mbah Surip...We Love You Full!

Kemunculan Mbah Surip di dunia musik Indonesia adalah fenomena, begitu pula kepergiannya. Selasa pagi 4 Agustus 2009, Mbah Surip dinyatakan wafat oleh pihak rumah sakit Pusdikkes Ditkesad Jakarta. Si Mbah dibawa ke UGD pada pukul 8.30 WIB dan pada pukul 10.30 WIB dinyatakan meninggal dunia. Penyebab kematiannya masih belum dikonfirmasikan. Saat ini Mbah Surip disemayamkan di rumah Mamiek 'Srimulat' di Kampung Makasar, Jakarta Timur.

Dikalangan scooterist mbah surip juga sudah kental masuk ke komunitas ini , dia suka menghibur di berbagai event-event scooter di berbagai daerah. dia juga sangat akrab ma rekan-rekan scooter.kadang ikut juga kongkow bareng rekan-rekan
Tentu saja berita ini sangat mengagetkan banyak pihak. Pelantun tembang 'Tak Gendong' ini harus berpulang meninggalkan kesuksesan yang luar biasa. Lagunya masih mencetak hits di berbagai radio dan televisi. Pendapatan si pemilik nama Urip Arianto ini juga sedang berada di puncak. Kuat dugaan bahwa Mbah Surip kelelahan karena terus dikejar popularitas, dan beliau tidak terbiasa dengan gaya hidup sebriti apalagi diusianya yang sudah 60 tahun.

Mbah Surip memang bak meteor di blantika musik Indonesia, melesat cepat kemudian hilang ditelan bumi. Perjuangan panjangnya harus berakhir. Selamat jalan Mbah, jasadmu boleh terbenam tapi jasa dan prestasi takkan ikut tenggelam.
Penguburan Mbah Surip berakhir menjelang tengah malam ini sekitar pukul 23.30. Usai pembacaan doa yang dipimpin Ustad Hasanudin dari Cipayung, satu persatu keluarga menaburkan bunga di pusara penyanyi itu.

Prosesi pemakaman Mbah Surip sendiri dimulai pukul 22.40. Pihak Bengkel Teater menyiapkan genset untuk penerangan proses penguburan, serta tenda untuk menampung keluarga.
Kenapa Mbah Surip dimakamkan di kompleks pemakaman Bengkel Teater milik penyair WS Rendra di Kampung Citayam, Pancoran Emas, Depok, Jawa Barat.

Jauh sebelum ngetop seperti sekarang, Mbah Surip memang sudah sering main ke Bengkel Teater. Dia suka menghabiskan waktu di kompleks yang banyak dihuni para seniman Jakarta itu, bergaul di sana, dan bahkan sering menginap di sana.

Yacob, salah seorang seniman di Bengkel Teater mengatakan Mbah Surip memang memiliki kedekatan moral dengan Bengkel Teater. "Setiap main ke sini, dia selalu bilang, nanti aku kalau mati dikuburkan di sini saja ya," ujar Yacob.
Ihwal kenapa Mbah Surip ingin dimakamkan di Bengkel Teater, kemungkinan karena di kompleks pemakaman itu banyak seniman terkenal dimakamkan di sana

Mungkin banyak orang yang bertanya-tanya mengapa Mbah Surip meninggal, apa penyebab kematiannya yang mendadak itu? Pertanyaan yang akan terus bergulir seiring dengan pemberitaan di berbagai media massa belum lagi nanti berita ini akan jadi berita wajib bagi infotainment-infotainment di televisi sampai beberapa minggu ke depan. Tapi apapun nanti yang menjadi hasil penyelidikan tentang penyebab kematian Mbah Surip, ada satu hal yang perlu kita teladani dari Mbah Surip, ya semangatnya, semangat mewujudkan impiannya. Atau mungkin penyebab kematian Mbah Surip adalah karena beliau telah sukses mewujudkan impiannya. Apapun itu, Mbah Surip telah menggoreskan tinta emas dalam perjalanan hidupnya. Selamat jalan, Mbah… - Tak gendong kemana-mana, tak gendong kemana, enak to, manteb to? -
Selamat Jalan Mbah Surip papa reaggae indonesia ....Yoo Man !!

For Sale

Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket

Blog Archive

Recent Comments

Vespa Style Never Last © 2008. Template by Hengky Kik.

SCOOTMAN