Jabat Erat Persaudaraan

28.5.10

Motor Dilarang Pakai BBM Subsidi

Jakarta - Rencana pemerintah melarang para pengguna sepeda motor untuk menggunakan BBM bersubsidi menimbulkan keterkejutan tersendiri di kalangan pengguna sepeda motor.

Banyak yang mengeluhkan rencana tersebut, banyak pula yang tidak mengetahui rencana tersebut, dan menganggap hanya sebagai angin lalu saja, seperti kebanyakan rencana kebijakan lainnya.
Dari pantauan di beberapa SPBU, kebanyakan para bikers mengeluhkan kenapa pemerintah bisa memikirkan rencana melarang sepeda motor dilarang pakai BBM Bersubsidi.
"Motor kan kendaraan masyarakat menengah ke bawah, bukan seperti mobil, kenapa mesti dilarang?" ujar lady bikers Nila, kepada detikOto di SPBU Warung Buncit, Rabu (26/5/2010)

Sementara bikers lain menganggap sebenarnya tidak masalah sepeda motor tidak memakai BBM subsidi, asalkan angkutan umum diperbaiki dan ongkosnya diturunkan.

"Ini kan malah sebaliknya, ongkos juga pada mau naik, gila saja pemerintah kalau begitu," ujar Ari yang tengah mengisi bensin motor bebeknya.
Sebelumnya, Dirjen Migas Evita Legowo mengatakan pemerintah berencana melarang penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubdisi yaitu premium untuk sepeda motor.

Hal ini menurut Evita merupakan hasil kesepakatan dari pembicaraannya dengan
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).
Ia berharap mekanisme penerapan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi tersebut sudah diputuskan pada akhir Juni. Rencananya hal ini akan mulai diterapkan pada bulan Agustus 2010.

sumber :Detikoto

20.5.10

UU Lalu Lintas Terancam Gagal

Jakarta - Implementasi Undang Undang No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) berpotensi gagal karena ketidak-konsistenan petugas keamanan di jalan untuk menegakkan aturan.

Kegagalan itu akan berbuah ketidaknyamanan lalu lintas jalan yang bahkan berdampak luas. Mulai dari kerugian finansial akibat pemborosan energi bahan bakar minyak (BBM) hingga kecelakaan lalu lintas jalan.

“Faktor penyebab kegagalan di antaranya adalah ketidak-konsistenan petugas keamanan di jalan untuk menegakkan aturan,” tutur ketua Road Safety Association (RSA), Rio Octaviano dalam rilis yang diterima detikOto, Rabu (12/5/2010).
Ia mencontohkan, tidak konsistennya penegak hukum atas peraturan kewajiban menyalakan lampu utama oleh para pengendara sepeda motor atau larangan untuk tidak boleh menggunakan bahu jalan untuk mendahului.

Faktor lain adalah masih rendahnya kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas di jalan. “Masih banyak mentalitas mencari jalan pintas sehingga lihat saja ada yang menerbas lampu merah atau sepeda motor melintas di trotoar, hanya demi mengejar waktu,” tegas Rio.

Rendahnya disiplin pengguna jalan hampir menyerang seluruh moda transportasi. Mulai dari pengendara sepeda motor, mobil pribadi, hingga pengemudi angkutan umum.

“Sudah demikian rumit, karena itu butuh ketegasan aparat penegak hukum untuk membuat lalu lintas menjadi nyaman, aman, dan selamat,” harap dia.
Ketidaknyamanan lalu lintas jalan tersebut juga sudah meminta ratusan ribu korban jiwa. ”Hingga saat ini, setidaknya sudah lebih dari 218 ribu korban jiwa dan ratusan ribu lainnya korban luka ringan dan luka berat,” tambah ketua Divisi Litbang RSA, Edo Rusyanto.

Ia menuturkan, dampak kecelakaan terhadap para keluarga korban juga amat signifikan. Keluarga yang ditinggalkan bakal memikul beban ekonomi yang lebih berat, terlebih jika sang korban adalah tiang ekonomi keluarga.

“Di sisi lain, biaya untuk pengobatan di rumah sakit tidaklah ringan,” kata Edo.
Banyak aspek yang menjadi penyebab kemungkinan gagalnya undang-undang baru ini karena itu perlu aturan pelaksana yang jelas dan sosialisasi yang massif agar masyarakat memahami aturan lalu lintas jalan.

Rio mencontohkan, pentingnya aturan yang detail mengenai berapa decibel tingkat kebisingan yang dimaksud dalam UU No 22/2009. Lalu, kata dia, perlu dipertegas aturan mengenai konvoi kendaraan di jalan.

”Selain harus jelas, libatkan suara masyarakat pengguna jalan dalam penyusunan peraturan pelaksana UU tersebut,” harap Rio.
Tanpa melibatkan suara pengguna jalan, tegas dia, aturan yang dibuat pemerintah bakal tidak efektif. Potensi benturan bakal terbuka luas. Repotnya, kata Rio, benturan itu bisa antara pengguna jalan atau dengan aparat penegak hukum di jalan.

Menteri Perhubungan (Menhub) Freddy Numberi sendiri pernah menyatakan, pemerintah akan merampungkan peraturan pemerintah (PP) untuk UU No 22/2009 sebelum Juni 2010.
Aturan pelaksana itu menjadi strategis untuk menopang implementasi UU tersebut agar berjalan mulus untuk mewujudkan lalu lintas yang aman, nyaman, dan selamat. ( syu / ddn )

Sumber : DetikOto

11.5.10

Pak Polisi, Jangan Cari-cari Kesalahan Bikers Dong!

Jakarta - Tingkah oknum polisi lalu lintas yang masih mencari-cari kesalahan para pengendara sepeda motor seperti pengunaan spion sebelah hingga tutup pentil yang dijadikan alasan untuk menilang bikers disentil mahasiswa.

Padahal di sisi lain masih banyak kendaraan yang dipergunakan polisi yang tidak standar.

"Kenapa polisi terkadang mencari-cari kesalahan, saya pernah ditilang hanya gara-gara spion sebelah, selain itu tutup pentil motor saya pun ditanyakan. Padahal ketika menilang, saya lihat motor polisi pun tidak lengkap spionnya," sentil mahasiswa Trisakti Jurusan Teknik, Kholi Puji (21), ketika bertanya dalam seminar Safety Riding di Gedung Fakultas Teknik Universitas Trisakti, Jakarta Barat, seperti dikutip situs resmi Ditlantas PMJ, Kamis (6/5/2010).

Kasubdit Ditlantas PMJ Dikyasa AKBP Kanton Pinem menjelaskan tingkah laku oknum polisi itu sangatlah tidak etis, penegak hukum sebelum melakukan penindakan dirinya pun harus menjadi teladan.

"Ini kritikan sangat berharga, namun jika memang ada petugas kami yang seperti itu akan kami lakukan teguran," ujarnya.

Selanjutnya ia pun menjelaskan, Ditlantas PMJ selalu terbuka dalam hal masukan-masukan konstruktif. Bahkan jika memang menemukan petugas lantas yang melakukan pungli maupun tindak sewenang-menang silakan dilaporkan.

"Bisa melalui website, SMS 1717 atau Twittertmcpolda, ini era keterbukaan siapa yang memberi dan menerima suap sama-sama dihukum," tegasnya.

Dia pun menghimbau kepada para mahasiswa menerapkan sikap malu bila melanggar lalu lintas. Hal inilah yang akan menjadikan lalu lintas di Jakarta yang sudah padat akan tertib.

"Jangan mentang-mentang parkir di kampus penuh terus parkir di jalan raya, ini yang melanggar dan membuat kemacetan. Kita harus bisa sadar sendiri," ujarnya.( ddn / ddn )

Sumber : Detikoto

10.5.10

Terima Kasih atas Ucapan dan Perhatiannya

Dear My Lovely Friend’s and Best Friend’s

Tepat hari ini Usia qu bertambah satu tahun tambah tua …hehhehe. Jadi kesimpulannya hari ini qu ULTAH. ……
Buat kalian semua teman, sahabat, rekan sesame Blogger dan Netter , FB ,Poker Dan situs jejaring lain di seluruh antero Dunia(red : Bumi) Terima Kasih banyak atas segala macam ucapan, dukungan, kritikan, pendapat, kesan ,pujian, cacian, makian ataupun hinaan, dan kekecewaan ini yang kalian layangkan untuk diri q,baik via email, fb sms n call ,dan ini adalah ultahku yg paling berkesan seumur hidup gw , dan g bakal aku lpakan smua karna kmu . Qu hanyalah manusia, qu bukan Nabi ( tuch katanya gw lho…..)Jadi qu tidaklah sempurna seperti bayangan kalian semua. Kalian telah sangat membantu qu dalam menjalani hidup ini. Karena tanpa kalian semua mungkin qu tidak memiliki cerita apapun.
Untuk kalian semua yang sudah mengucapkan Ucapan, Puisi, Sajak atau bahkan sudah susah payah mengirimi qu sebuah kado ke German. Qu dengan kerendahan hati mengucapkan TERIMA KASIH sebesar –besarnya. Qu tidak tahu harus membalasnya dengan apa, semoga segala macam tingkah laku qu yang seperti ini bisa membalas segala kebaikan ataupun kejahatan kalian semua ( tidak semua koq yang jahat….)

Sudah dech rasanya cukup Notes kecil yang membalas ribuan ucapan baik melalui email ataupun Facebook bahkan kado khusu s dr saudara asal negara enrico Piaggio makasih wat miniature vespanya..Thanks richard u are the best friends for italiano

Best Regard

For Sale

Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket

Blog Archive

Recent Comments

Vespa Style Never Last © 2008. Template by Hengky Kik.

SCOOTMAN