"Berscooter Kita Bersaudara"

18.7.14

Sistem Rem Bermasalah, Vespa Recall 940 Unit Primavera di Indonesia


Jakarta -Setelah masalah injektor dan bagasi pada Vespa LX, S dan LXV, Vespa juga tengah memanggil 940 konsumen Vespa Primavera di Indonesia. Pemanggilan yang dilakukan Vespa kali ini, untuk mengantisipasi kemungkinan kerusakan pada sistem pengereman.

Komponen yang bermasalah tepatnya bagian selang rem bagian roda depan.

"Recall sudah kami lakukan sejak awal Juli 2014 kemarin. Kalau bicara kerusakannya presentasenya kecil sekali dan belum ditemukan," ujar Aftersales Manager PT Piaggio Indonesia, Rakhmat Cahyo Pratomo, saat dihubungi detikOto.

Rakhmat menjelaskan setidaknya ada 940 konsumen Primavera yang kemungkinan akan mengalami kasus ini. Oleh sebab itu konsumen Primavera akan diundang kembali ke diler untuk melakukan pemeriksaan.

"Tapi karena ini berhubungan dengan safety, kita akan panggil 940 konsumen Primavera, untuk melakukan pengecekan pada selang rem depan. Dan secara total kami akan melakukan pengecekan pada 1.400 Primavera (dengan jumlah yang ada di diler-diler Vespa-Red)," ujarnya.

 Rakhmat pun menuturkan apa yang menjadi kekhawatiran Vespa, jika tidak diperiksakan kembali ke diler resmi Vespa dalam waktu cepat.

"Jadi posisi selang ada potensi akan kegesek sama ban. Karena selang rem dan ban bergesekan, dikhawatirkan dalam waktu panjang ini bisa bocor. Oleh sebab itu kita melakukan pengecekan ulang pakai alat khusus," katanya.

"Sehingga bisa melihat apakah selang tersebut bersentuhan atau tidak, kalau ada indikasi kena maka kita akan ubah settingannya. Dan kalau ada konsumen yang selang remnya sudah tergesek sedikit saja, akan kita langsung ganti baru," tambahnya.(lth/ddn)

Sumber : DetikOto


14.7.14

Vespa Primavera dan Sprint Kini Dilengkapi ABS

PONTEDERA (DP) – Hanya dalam beberapa bulan setelah diluncurkan, kini Vespa Primavera ABS dan Vespa Sprint ABS hadir. ABS tersedia di Vespa Primavera 150cc dan 125cc, sementara Vespa Sprint 125cc.
Penerapan ABS disebut langkah tepat untuk menghindari bahaya terkuncinya roda depan saat pengereman intens, sekaligus membuat perjalanan lebih menyenangkan dan benar-benar aman.
Sistem baru pada Vespa Sprint dan Primavera ini dilengkapi dengan sistem deteksi putaran mesin yang langsung mengukur kecepatan dan deselerasi kendaraan. Sensor berkomunikasi dengan unit tenaga hidrolik yang mengaktifkan ABS saat roda berkurang kecepatan drastis untuk memastikan pengereman stabil dan efisien.
Sistem keselamatan canggih yang dikembangkan khusus untuk kedua Vespa kecil ini juga memiliki keuntungan dengan bobot ringannya, sehingga praktis tidak mengubah bobot saat dikendarai.
Berbagai komponen telah didesain dengan cermat untuk mendapatkan tingkat rigiditas tanpa kelemahan pada bobot struktur. Dibandingkan model Vespa LX dan S, rigiditas kini meningkat hingga 36%.
Vespa Primavera dan Sprint memperkenalkan tipe suspensi depan baru yang sepenuhnya didesain ulang dan roda berukuran baru untuk meningkatkan kenyamanan dan mengoptimalkan keselamatan. [dp/Whr]

29.6.14

Hasil Lengkap Test Ride Vespa Primavera 150ie 3v, Irit dan Responsif

Muda, dinamis, inovasi dan canggih, jadi konsep yang diterapkan Vespa Primavera

Jakarta – Kehadiran Vespa Primavera pada bulan Maret lalu mendapat respon positif. Berbagai improvisasi yang dilakukan Piaggio mendapat apresiasi dari Vespamania. Jika Anda tertarik memboyong skuter seharga Rp 30,8 juta ini, simak dulu artikel ini brok.
Spidometer tampil lebih mewah dan elegan
Muda, dinamis, inovasi dan canggih jadi konsep yang diterapkan Vespa Primavera yang desainnya dipengaruhi Vespa 946. Vespa 946 sendiri diproduksi terbatas dan harga jualnya mencapai Rp 146 juta. Jadi bisa dibilang Vespa Primavera adalah versi terjangkau dari Vespa 946.

Ruang penyimpanan depan cukup untuk menaruh barang-barang kecil
Beragam fitur baru diterapkan Piaggio di Vespa Primavera. Dari sisi tampilan, lampu sein depan terintegrasi dengan DRL (Daytime Running Light) LED. Nyala panel instrument dengan layar LCD bercahaya biru terlihat canggih dan modern. Di dalamnya ada jam, serta tripmeter A dan B loh.

Lampu sein jadi satu dengan DRL, lebih mewah
Riding position terbilang santai namun tinggi ketika rider berpostur 173 cm duduk di joknya. Mungkin ini salah satu efek ukuran pelek yang sekarang diameter 11 inci. Jari-jari mudah menggapai tombol-tombol lampu dan klakson. Cuma jarak kedua handel rem sedikit jauh diraih nih.

Syukurnya, penyakit getar yang terdapat di Vespa LX sudah minim sekali. Sewaktu mesin langsam sih masih terasa getar, tapi ketika sudah jalan getar tereduksi. Ini berkat teknologi dual-bracket suspension link antara bodi dan mesin.
Bagasi luas, muat helm half face nih
Ngomongin performa, OTOMOTIF akui mesin cukup responsif. Cukup pelintir grip gas sedikit, skuter bermesin 150 cc 3V ie ini langsung merespon. Cocok untuk kondisi lalu-lintas perkotaan yang stop and go. Tapi respon mesin yang bagus itu enggak dilengkapi dengan akselerasi aduhai. Tarikan mesin terasa biasa saja hingga mencapai top speed 112 km/jam.
Redaman suspensi terasa keras
Konsumsi BBM pun bersahabat loh. Dipakai city riding dengan jarak tempuh mencapai 208,8 km, konsumsi BBM ada di angka 41,6 km untuk 1 liter Pertamax. Selengkapnya silakan lihat tabel.

Gejala rem bagel di Vespa LX sudah diperbaiki. Hanya saja perlu sedikit penyempurnaan, nih. Rem depan terasa ngegeloyor dan justru lebih pakem rem belakang yang model drum alias teromol. Sebabnya karena diameter drum rem belakang diperbesar jadi 140 mm tuh. Pantas sewaktu hard braking, roda belakang lebih sering mengunci.

  Lekuk bodi terinspirasi garis desain Vespa 946
Bicara kenyamanan, bentuk jok yang besar dan tebal punya ukuran yang pas menopang pengendara. Sayang pembonceng sedikit terganggu karena pijakan kaki yang menyatu dengan dek. Selain itu suspensi terasa keras ketika melibas jalan rusak. Positifnya handling lebih baik dari Vespa LX dan lebih nurut diajak menikung.
Kesimpulannya Vespa Primavera cocok untuk Anda yang stylish dan suka nongkrong dari kafe ke kafe. Improvisasi yang dilakukan Piaggio pun layak diacungi jempol.(motor.otomotifnet.com) 

Data Test

0-60 km/jam : 6,6 detik
0-80 km/jam : 12,6 detik
0-100 km/jam: -
0-100 meter  : 8,5 detik
0-201 meter  : 13,3 detik
0-402 meter  : 21,5 detik
Top speed  : 112 km/jam (spidometer)
Top speed  : 99,7 km/jam (racelogic)
Konsumsi BBM : 41,6 km/ liter

Vespa Style Never Last © 2008. Template by Hengky Kik.

SCOOTMAN